Monday, 14 September 2015

Makan Enak gak Harus Mahal


Pagi kulihat, siang kulihat, sorepun kulihat.

Itulah pemandangan yang setiap saat aku lihat dan kusaksikan, ya, pemandangan yang dulu juga pernah aku rasakan, yaitu makan ketering bareng teman santri, cukup berlauk lapar dan ditambahi sedikit bumbu candaan dengan teman itu sudah lebih dari enak dan niikmat. Untuk makan enak gak perlu harus makan di tempat elite seperi KFC, moll, dan cafe mungkin, cukup bareng dengan teman seperjuangan itu lebih nikmat, karena kenikmatan  makan tidak ahanya dikukur dari makanan apa yang kita makan, tapi juga karena perasaan kita. Bohong ketika katanya makan enak di tempat yang elite kalau hati kita tidak merasakan kenikmatan itu, lihat saja adik2 kita yang diluar sana yang mengantri untuk makan, dan ketika kita lihat menu makan mereka hanya alakdarnya saja (sawi, tahu, tempe, kecambah, kerupuk) jika ada menu yang agak enak mungkin itu hanya bonus saja dan itu hanya satu minggu sekali, itu pada saat saya loo yaaa...
Terkadang saya pribadi terkesan dan merasa lucu jika melihat adik-adik kita yang sedang menikmati makanannya, mereka berbaris rapi, berjajar lurus, dan menunduk menikmati makanan yang ada dihadapannya. Tapi terkadang juga merasa jengkel juga ketika mereka makannya sembarangan, buang sisa makan sak penake dewe, wah pokoknya pengen ngetak ndase, tapi pie meneh la katanya mereka kan masih kecil, tapi sebisanya kita nasihati.
Sebanarnya jika kita lihat dan tanya satu persatu setiap adik-adik kita pasti latarbelakang ekonomi orang tua meraka akan sangat berbanding 360 derajat jika kita melihat dengan menu makan yang disantap setiap saat, mungkin orang tua mereka lebih dari mampu jika memberi makan anak-anaknya dengan menu yang mewah, tapi orang tua mereka tetap memondokkan meraka di pesantren, karena mungkin orang tua mereka berkeyakinan pesantren adalah tempat penggemblengan untuk kita semua, tempat dimana kita di didik untuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan pinter. Yaa salah satunya dengan makan mereka, gak perlu dengan menu yang mewah namun cukup bareng dengan teman itu sudah lebih dari cukup, dan itu salah satu cara untuk membentuk karakter dari setiap orang.
Indah ternyata ketika kebersamaan itu bersamakita, gak perlu modal mahal, hanya bermodal nasi sepiring dengan lauk alakadarnya namun terasa nikmat karena ada teman seperjuangan kita ada disamping kita.
Sedikit tulisan dariku, tulisan sebelum tidur yang ingin ku bagi kepada semuanya. Terimakasih jika sudah berkenan untuk membacanya.

0 comments:

Post a Comment